PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Kalteng Peduli Demokrasi (AGRKPD),yang dipimpin oleh Arifudin, kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Provinsi Kalteng, jalan S.Parman Kota Palangka Raya,Rabu (14/3/2018).
Adapun tujuan aksi unjuk rasa puluhan Mahasiswa tersebut menolak revisi Undang-undang (UU) tentang MPR,DPR,DPRD,dan DPD (MD3). Puluhan Mahasiswa ini menilai revisi UU MD3 telah mencederai demokrasi hal ini lah yang membuat mereka menolak keras revisi yang dilakukan petinggi pusat.
Mereka meminta,DPRD selaku wakil rakyat memperlihat kan keberpihakannya terhadap rakyat.Keberpihakan yang di maksud termuat dalam suatau peryataan yang harus tembus ke pusat.
Andre selaku juru bicara (jubir) Aliansi Gerakan Rakyat Kalteng Peduli Demokrasi mengatakan bahwa. “Kami perlu melakukan banyak kajian sebelum melaksanakan aksi ini, melakukan banyak ke sepakatan dengan banyak organisasi dan kami telah bersepakat memaksa,mendesak bahwa DPRD esksekutif maupun legaslatif menandatangi pernyataan sikap ini.
Pernyataan sikap DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Sikapnya adalah menandatangi petisi yang berisi penolakan revisi UU MD3 yang ke2 dan berhasil dari 4 (empat) DPR itu mewakili keberpihakan mereka. Selanjutnya kami kedepan itu ingin meminta peran dari eksekutif bagaimana sikap mereka apakah berpihak kepada kami yang menolak revisi UU MD3 yang mencedrai demokrasi”. Www.lintasberita1.com , *# raffi #*